Berbagi Pengetahuan Tentang Islam

Keutamaan, Hikmah, dan Macam-Macam Puasa




KEUTAMAAN PUASA
a.      Sebagai penjagaan diri dari perbuatan maksiat dan hal-hal yang dapat menjerumuskan diri ke dalam neraka.
b.      Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan bertemu dengan Allah kelak di hari kiamat.
c.       Puasa dapat menolong orang kelak di hari kiamat.
d.      Pahala puasa luar biasa besarnya.
e.      Puasa dapat menghindarkan diri dari neraka selama 30 tahun.
f.        Puasa dapat menjamin seseorang masuk surga.

HIKMAH PUASA
a. Ibadah puasa sebagai pernyataan tanda syukur kepada     Allah Swt.
b. Dengan berpuasa membiasakan manuasia untuk hidup tertip dan disiplin.
c. Dapat mengurangi atau mengekang syahwat sehingga dapat menjadikan jiwa mampu melaksanakan fungsinya dengan baik.
d. Merupakan perwujudan jihad dan menolong agama Allah.
  e.  Puasa dapat membentuk jiwa kesetiakawanan terhadap fakir miskin.
 f. Dengan berpuasa maka doa kita akan makbul dan amalannya dilipatgandakan.
  g.  Dengan berpuasa maka mental kita menjadi kuat dan sehat.
h.   Puasa dapat memelihara kesehatan fisik.

MACAM-MACAM PUASA
1.           Puasa wajib adalah puasa yang menurut syariat Islam haruslah dilaksanakan.
2.           Puasa ramadhon adalah puasa yang wajib dan merupakan salah satu rukun Islam.
3.           Puasa kodlo adalah puasa pengganti puasa ramadhon.
4.           Puasa kifarat adalah puasa disebabkan karena pelanggaran pada bulan ramadhon.
5.           Puasa nadhar adalah puasa disebabkan karena seseorang bernadhar atau berjanji puasa yang  berpuasa kepada Allah.
6.           Puasa sunnat adalah puasa yang hukumnya tidak wajib, namun dianjurkan.
7.           Puasa makruh adalah tata cara puasa yang jikan dilakukan tidak akan menambah pahala dari puasa itu.
8.           Puasa haram adalah puasa yang jika dilakukan justru akan mendapatkan dosa.

PUASA RAMADHON
KEUTAMAAN BULAN RAMADHON
a.    Bulan ramadhon adalah bulan Allah, yang mana pada bulan itu Allah telah melimpahkan kemurahan berupa rahmat dan ampunan bagi umatnya.
b.    Bulan ramadhon adalah bulan penuh berkah. Dimana Allah melimpahkan berkahnya pada orang-orang yang taat dan beriman.
c.     Bulan ramadhon dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka.
d.    Bulan ramadhon merupakan bulan yang penuh ampunan bagi orang-orang yang benar-benar ingin bertobat.

ORANG-ORANG YANG DIWAJIBKAN BERPUASA
a.    Muslim, yaitu orang yang telah bergama Islam.
b.    Sehat jasmani dan rohaninya.
c.     Sudah sampai aqil baligh.
d.    Menetap (tidak dalam perjalanan).
e.    Suci hadast besar (haid dan nifas).
f.      Kuat atau mampu melakukaan puasa.

Bagi orang-orang yang tidak memenuhi syarat-syarat di atas, maka diatur sebagai berikut:
a.    Bagi orang kafir, belum dewasa, dan orang gila, mereka ini tidak wajib puasa dan tidak wajib mengkodlo (mengganti).
b.    Wanita sedang haid atau nifas, mereka wajib berbuka (tidak berpuasa), bahkan diharamkan mereka berpuasa. Namun mereka diwajibkan mengkodlo pada hari yang lain sebanyak yang ditinggalkan.
c.     Orang yang sakit atau shafar (dalam perjalanan), boleh meninggalkan puasa, tetapi ia juga diwajibkan mengkodlo sebanyak yang ditinggalkan.
d.    Orang tua renta, atau orang yang sakit terus –menerus serta orang yang pekerjaannya berat, maka boleh meninggalkan puasa. Tapi mereka harus membayar fityah (memberi makan orang miskin setiap hari dengan harga yang biasa dimakan selama satu hari).
e.    Wanita hamil atau menyusui, boleh untuk tidak berpuasa namun mereka harus membayar fityah atau mengkodlonya di hari lain sebanyak hari yang ditinggalkan.

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
a.    Makan dan minum yang disengaja.
b.    Muntah dengan sengaja, kecuali muntahnya sedikit.
c.     Istima’ yaitu mengeluarkan sperma atau sel telur dengan  sengaja.
d.    Karena haid dan nifas (bagi perempuan).
e.    Murtad, yaitu keluar dari agama Islam.
f.      Gila atau mabuk dengan sengaja di siang hari dengan sengaja.
g.    Bersenggama di siang hari , dalam hal ini diwajibkan mengkodlo dan membayar kafarat. Membayar kafarat ada tiga tingkat :
1.    Memerdekakan budak
2.    Puasa dua bulan berturut-turut
3.    Bersedekah dengan memberi makan fakir miskin sebanyak 60 orang.

SUNAT-SUNAT PUASA
a.    Menyegerakan berbuka bila sudah sampai waktunya.
b.    Makan sahur sesudah tengah malam (menjelang fajar).
c.     Shiwak (menggosok gigi).
d.    Meningkatkan amal sedekah dan membaca Al Quran.
e.    Melaksanakan shalat tarawih di malam harinya.
f.      I’tikaf, yaitu berdiam diri yang dilakukan dimana saja.



       
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Islam umum / Istilah Islam dengan judul Keutamaan, Hikmah, dan Macam-Macam Puasa. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://islam-agama-kita.blogspot.com/2011/09/keutamaan-hikmah-dan-macam-macam-puasa.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: jamaluddin djavu - Sabtu, 24 September 2011

Belum ada komentar untuk "Keutamaan, Hikmah, dan Macam-Macam Puasa"